6 Cara Termudah Memulai Bekerja dari Rumah




cara memulai bekerja dari rumah, bekerja dari rumah, wanita bekerja dari rumah
6 Cara Memulai Bekerja dari Rumah
6 Cara Memulai Bekerja dari Rumah
Hai mama, ada yang ingin
bekerja dari rumah? Memang sih ma, bekerja dari rumah memang tampak mudah.
Tidak terlalu banyak tuntutan dari atasan, selisih paham dengan rekan kantor,
dll. Tapi sayangnya, jauh lebih kompleks. Inilah Cara Memulai Bekerja dari Rumah, berdasar
pengalaman dari MamaKece. 
1.      Mantapkan
hati
Betul,
mantapkan hati terlebih dahulu, karena mama sekarang akan melepas gaji setiap
bulan. Ada cara untuk mengatasi itu, mama harus memiliki usaha terlebih dulu
jauh hari. Kira-kira setahun sebelumnya, karena itu waktu yang tepat usaha mama
sudah stabil. Paling tidak, mama masih bisa menghasilkan uang sendiri.
Yakinkan diri dulu, apakah mama sudah siap. Waktunya untuk
bertemu teman, seperti teman kantor, jadi berkurang, dan pertimbangan lainnya, termasuk cara pandang orang terhadap mama.
2.      Cari
jenis pekerjaan yang ingin dipilih
Anda bisa
mencari di internet, banyak blog yang mengulas ini. Anda bisa membaca artikel ini, 10 referensi pekerjaan yang bisa dilakukan ibu di rumah
3.      Siapkan
“peralatan perang” 
Tentu dong,
ini yang paling penting. Setelah menemukan jenis pekerjaan yang dipilih,
sebaiknya, segera melengkapi peralatan perang, guna mendukung pekerjaan
mama. Misal, pekerjaan yang mama pilih adalah blogger, maka lengkapi peralatan
perangnya seperti, laptop/tab/netbuk/komputer, modem atau bisa menggunakan wifi
dari ponsel, notes dan bolpoin untuk mencatat ide dan draft artikel, nomer
rekening untuk menerima transferan job, token apabila ingin mentransfer melalui
internet banking, pulsa internet dan telepon. Kurang lebih begitu. 
4.      Memberi
pengertian kepada anak tentang pekerjaan baru mama
Saya yakin,
anak pasti senang sekali melihat mama berada di rumah. Apabila mama memutuskan
untuk bekerja dari rumah, sebaiknya memberikan pengertian terlebih dahulu
kepada anak. Kalau usaha yang mama lakukan sudah dimulai jauh hari, akan jauh
lebih baik, sebaiknya

melibatkan mereka ketika sedang bekerja. Biarkan mereka bergelayutan
dan bermain di sekitar Anda.

Bagaimana kalau baru mulai? Tidak masalah, tetaplah
memberi pengertian, bahwa meski mama ada di rumah akan tetap bekerja, dan
kelebihannya, masih bisa mengurus mereka sewaktu-waktu. Jadi anak tetap senang, karena mama bekerja dari rumah karena mereka, dan kapan pun mereka butuh, mama akan selalu ada.
5.      Mengatur
waktu bekerja dari rumah dengan mengurus keluarga
Memang ma,
bekerja dari rumah itu tidak bisa sepenuhnya untuk fokus dan konsentrasi. Kita sudah mau duduk
di kursi, dan berniat mengerjakan pekerjaan, anak minta susu. Baru saja mulai
membuka laptop, anak sudah minta dibikinkan makanan karena lapar. Atau si kecil
yang tak berhenti merengek karena minta dikeloni. Bahkan bisa karena minta
diantar buang air kecil atau besar.
Lantas cara
mengatur waktunya bagaimana? Sebenarnya mudah sekali kok ma. Sungguh. Mama bisa
mencoba mencari tahu, waktu terbaiknya produktif bekerja dan bisa fokus. Misal saja
begini. Apakah di waktu pagi hari seusai subuh, saat anak sedang sekolah, kala
anak tidur siang, atau saat malam saat anak tidur malam? Kalau sudah ketemu, mama bisa bekerja di waktu itu.
Kalau MamaKece,
lebih menyukai bisa bekerja kapan pun dan dimana pun. Tak perlu menunggu
waktu produktif, karena nantinya tidak bisa melakukan apa pun. Pekerjaan
juga tertunda. Jadi MamaKece, lebih menyukai bekerja di waktu apa pun. Karena ini
adalah pekerjaan, maka MamaKece utamakan. Termasuk kegiatan yang memiliki
prioritas, bukan sampingan. MamaKece,  akan bekerja setelah urusan rumah dan keluarga
beres. Misal, bangun pagi, sebelum mengurus buah hati, saya akan memeriksa
pekerjaan, dan menyelesaikannya. Kemudian saat anak sekolah, kalau masih ada
pekerjaan rumah yang belum selesai, MamaKece akan membereskannya, lalu memulai
pekerjaan sampai waktu menjemput tiba. Saat anak tidur, juga
manfaatkan waktu sebaik mungkin.
6.      Bekerja
sama dengan suami
Paling
senang memiliki suami yang mendukung dan mau bekerja sama ya ma. Enaknya karena
dia akan mau membantu mencari solusi ketika mama harus memenuhi deadline kerja,
menemui klien di luar, mengajar online, dll. Mama bisa diskusikan hal ini
dengan suami. Apalagi kalau waktu kerja suami fleksible, mama akan lebih mudah
mengatur waktu bersama suami. Anak-anak bisa bersama suami dan mama fokus
mengerjakan deadline, dll. Saran MamaKece, siapkan cemilan, makanan, dan
minuman untuk mereka. Jadi mama bisa lebih konsentrasi.
Begitu ma, kira-kira. Apa ada yang ingin
ditanyakan atau menambahkan caranya? MamaKece tunggu di kolom komentar ya…..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *