9 Langkah Ini Harus Anda Ajarkan Pada Anak Bila Terjebak di Lift

tip agar tidak terjebak di lift
Tidak ada yang berharap terjebak di lift ya ma. Tetapi tak ada salahnya mama mengajarkan 5 langkah yang harus Anda ajarkan pada anak bila terjebak di lift.
Agak sulit juga untuk memberi tahu soal ini kepada anak. Pertama, anak bisa memahami dan mengingat caranya, andai lift berhenti atau pintu macet. Kedua, mereka jadi takut apabila memakai lift.
Jadi mama harus mencari cara soal memberi tahu mereka agar mereka memahami. Tempat yang biasanya ada lift adalah mall, supermarket, dan apartemen. Walaupun tidak semua orang tinggal di apartemen, tak ada salahnya berjaga-jaga. Bukankah mall dan supermarket juga menggunakan lift?
Cara ini tak terbatas pada anak yang duduk di sekolah dasar. Ajarkan pada anak, berapa pun usianya. Ini akan bermanfaat hingga dia dewasa kelak. Bisa jadi dia akan mengajarkannya pada anak atau orang lain.
Meski anak sedang bersama Anda ketika bepergian, tetap dia tahu cara yang aman. Usahakan tidak panik. Ini berlaku juga untuk mama ya.

Apa sih yang bisa menyebabkan lift bermasalah?

  1. Kelebihan muatan: Nah ini. Pastikan ketika mama naik lift, jumlah orang yang berada di dalam tak melebihi dari 8 orang. Akibatnya bisa macet atau malah tidak bergerak ke lantai berikut.
  2. Kerusakan teknis: Kerusakan teknis itu seputar kabel pengait, pintu yang macet, gangguan darurat pada kabin, dll. Biasanya tidak terlihat karena mama dan penumpang lain berada di dalam kabin lift. Jadi lebih tidak bisa ditebak.
  3. Listrik mati: Ini bisa mempengaruhi lift berhenti mendadak. Mesin lift akan otomatis mengunci. Untungnya lift akan bergerak di lantai terdekat. Mama tak usah kawatir, tombol speaker dan darurat tetap menyala. Sayangnya tidak semua lift ada fasilitas ini.
cara aman agar keluar dari terjebak di lift

Cara Aman Ketika Terjebak di Lift

  1. Kalau mama merasa lift berhenti atau meluncur, langsung menekan tombol semua lantai yang berada di mall, gedung, apartemen atau supermarket.
  2. Jangan pernah memaksa membuka pintu lift. Ini akan membahayakan Anda, kalau lift bergerak.
  3. Jangan panik! Usahakan menarik nafas dan menghembuskannya pelan-pelan. Ini bisa mengurangi atau menghindari kepanikan.
  4. Coba menempel ke dinding kabin lift. Kalau ada pegangan, sebaiknya Anda memegangnya.
  5. Berdirilah dengan tegak, menempel di dinding kabin dan tekuklah lutut Anda. Jadi Anda tidak akan tersungkur ketika lift bergerak lebih cepat.
  6. Semisal penyebabnya mati lampu. Tenang ma, biasanya lampu darurat akan menyala. Jadi Mama bisa mencari dengan segera tombol interphone untuk meminta bantuan.
  7. Bagaimana kalau ternyata tidak tersedia tombol interphone dan lampu darurat tidak menyala? Teriaklah sekeras mungkin. Biasanya akan mendengar suara Anda.
  8. Milikilah nomor darurat. Misal Anda tidak mempunyai. Misal sinyal ada dan Anda membawa ponsel. Telpon teman, kerabat dan saudara. Siapa saja yang terhubung. Beritahukan kondisi, posisi dan apa yang Anda lakukan. Minta tolong agar mereka menyambungkan pada yang bertanggung jawab atas lift tempat Anda berada.
  9. Kalau Anda bersama anak atau orang lain. Ajak mereka agar tidak panik. Beritahu bahwa Anda mengetahui cara agar bisa keluar dari lift dengan selamat. Selain itu. Panik akan menghambat asupan oksigen ke otak. Selain itu membuat seseorang tidak bisa berpikir dengan jernih.
Itu tadi 9 Langkah Ini Harus Anda Ajarkan Pada Anak Bila Terjebak di Lift. Harus Mama ajarkan mulai sekarang juga. Cari cara yang menyenangkan ketika mama menyampaikan pada anak ya. Agar anak juga tidak jadi terbebani.
Share pada teman ya ma. Siapa tahu banyak yang membutuhkan artikel ini. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *