Ingin tetap produktif selama hamil? Begini caranya




 

produktif selama hamil, cara produktif ketika hamil
Cara Produktif Selama Hamil
 Ingin tetap produktif selama hamil? Begini
caranya
Hai mama,
selamat ya, kalau sedang hamil sekarang. Hamil memang momen yang istimewa dan
sangat mengesankan. MamaKece juga kangen pengen hamil lagi, eh. Lupakan. J 
Kali ini
MamaKece akan berbagi tentang cara agar tetap produktif selama hamil. Apa bisa?
Apa tidak kecapekan? Bagaimana dengan bayinya? Kalau bisa, gimana caranya?
Okey, MamaKece akan mulai saja ya. Produktif tak harus sampai angkat beban kan
ma. J
Tak perlu
dikasih penjelasan, sebagian besar kita sudah tahu, selama hamil, mama
seringkali mengalami sakit pinggang, sulit bergerak, muntah, mudah lelah,
kadang ada yang sampai bedrest, demam, kaki membesar, punya pantangan makanan,
dll. Jadi bagaimana mau bisa produktif? Tenang, MamaKece ada cara ampuh untuk
itu. Ingin tetap produktif selama hamil? Bisa. Begini caranya
1.       Lakukan
dengan nyaman
Kalau
awal kehamilan, perut memang belum membesar, jadi aktivitas masih bisa berjalan
seperti biasa. Hanya saja, saat mual dan pusing membuat aktivitas terhenti beberapa
saat. Bagaimana saat perut mulai membesar? Tak masalah ma. Mama masih bisa
beraktivitas seperti biasa tapi porsinya dikurangi ya, agar tidak kelelahan.
Tapi kalau mama masih merasa kuat, ya tak masalah sih.
Kalau
bekerja lakukan dengan nyaman. Atur ruang kerja senyaman mungkin, entah dikasih
banyal di sandaran kursi atau bisa meletakkan meja lipat di atas kasur, agar
bisa terus bekerja. Bisa kok.
2.       Bekerja
kapan pun atau memilih waktu produktif
Soal
ini terserah bagaimana mama saja. Apakah mama lebih nyaman bekerja kapan pun
saat ada waktu, baik pagi, siang, sore atau malam, dimanfaatkan waktunya. Boleh
saja, asal tidak lupa dengan istirahat, dan aktivitas lainnya seperti membaca,
mendengarkan musik, dll.
3.       Duduk
dengan nyaman atau rebahan menggunakan bantal empuk
Sering
ini menjadi masalah ya ma, saat hamil. Perut yang membesar, menekan dada dan
akibatnya mama yang sedang hamil jadi sesak nafas. Sebenarnya ini bisa
diantisipasi kok. Caranya dengan duduk tegak. Punggung memang jadi terbebani.
Tapi tak masalah. Kadang saat bekerja, mama jadi lupa pegal dari punggung. Cara
lain, mama bisa bekerja dengan bersandar tembok, dan beri bantal di bagian
sandaran.
MamaKece
sih lebih menyarankan menggunakan meja lipat yang bisa diatur mau mepet badan
atau tidak. MamaKece suka bekerja di kasur, lalu bersandar tembok dan meja
lipat. Mengurangi resiko lepas lelah akibat salah duduk. Kalau lelah ya,
mamakece tinggalin dan istirahat atau melakukan kegiatan lainnya. Bisa rebahan,
dll. Atau jalan-jalan.
4.       Siapkan
barang yang dibutuhkan dekat dengan tempat Anda bekerja
Sebelum kerja, agar tidak mondar mandir dan membuat cepat lelah,
siapkan barang yang dibutuhkan. Misal mama adalah seorang penulis, bisa
menyiapkan notes, bolpoin, data-data, gelas dan can tempat minuman air putih,
cemilan, dll. Sediakan di sebelah Anda. Kapan pun Anda butuh, bisa segera
mengambilnya. Praktis dan efisien.
5.       Pakai
baju yang nyaman
Pakailah
baju yang nyaman. Sebaiknya yang longgar sampai ke bawah. Apabila di rumah,
pakailah yang panjang ke bawah dan  kalau
ingin memakai celana, juga yang longgar dan bisa di bawah pinggang. Jadi perut
bisa bernafas lega. Tidak tertekan
6.       Siapkan
kipas angin
Selama
hamil, sudah bukan rahasia umum, kalau merasa kepanasan, dan itu sering.
Nyalakan saja kipas angin, tapi jangan menghadap mama ya. Bila kipas itu bisa
diatur memutar-mutar, akan lebih baik. Agar mama juga tidak terkena masuk
angin. Atau alternatif lainnya, bekerja di ruang terbuka, di depan jendela.
7.       Dengan
produktif akan membuat mama sedikit lupa kalau hamil, terutama saat mual
Tentu dong, aktivitas tersebut menyita perhatian mama, sehingga mama
lebih konsentrasi. Apa yang mama kerjakan selama hamil, biasanya akan menurun
kepada anak. Kata orang, kalau mamanya suka merajut, membaca, dll, anak-anak
nantinya juga akan memiliki kesukaan yang sama ketika mama hamil. Sangat
positif kan ma. Jadi kenapa harus kawatir tetap produktif saat hamil? Rugi! 
8.       Tidur
yang cukup
Selain
bekerja, mamakece juga mengurus urusan rumah dan keluarga Aktivitas yang
cenderung fisik. Jadi mamakece berbagi tugas dengan

suami, karena tidak ada
ART. Pekerjaan rumah yang berat dikerjakan suami, dan yang lumayan “ringan”,
mamakece yang kerjain. Asyik kan, sekalian suami biar bisa memahami, kegiatan
mama selama ini. Usahakan untuk tidur yang cukup. Bagaimana kalau hamil, mama
sudah punya anak juga? Jadi anak pertama atau kedua? Caranya ya seperti tadi
ma, ajak suami untuk bekerja sama. J
Segera diskusikan ini ya.

9.       Refreshing
Nah
itu wajib, harus, kudu ya ma. Refreshing bermanfaat mengendurkan urat syaraf
yang tegang. Membuat mama lebih rileks. Refreshing tak melulu nerupa piknik.
Melakukan kesukaan mama, juga termasuk refreshing.
Sekembalinya
mama dari refreshing, entah itu dari toko buku, merajut, membaca, atau pergi
bersama keluarga, membuat mama justru semakin produktif. Ada tenaga yang sudah
terisi penuh. Semangat deh, menjalani hari. Dan ini juga memiliki pengaruh
positif juga kepada janin, tepatnya ke perkembangan otak. Mama yang bahagia
berpengaruh kepada kejiwaan anak nantinya berikut otak yang berkembang dengan
baik.
Bagaimana
ma, ada yang mau ditambahkan? MamaKece akan senang sekali membaca komentar
mama. Selamat mencoba ya….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *