Beginilah Seharusnya Mama Menghadapi Anak Tantrum

anak tantru tantrum menghadapi anak tantrumCara Menghadapi Anak Tantrum

Anak suka teriak-teriak atau menendang ketika meminta sesuatu ma? Gegulingan di lantai atau merengek-rengek sambil menarik ujung baju mama? Kalau iya, itu termasuk dalam anak tantrum. Ledakan emosi yang biasa terjadi pada anak. Biasanya mereka lakukan saat menginginkan sesuatu.
Anak yang melakukan tantrum terjadi mulai usia 1,5 tahun. Bahkan hal ini bisa bertahan lama tanpa ada upaya dari orangtua. Kalau dibiarkan anak memiliki potensi Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau disingkat dengan ADHD.
Anak tak mengenal tempat kala mengalami hal ini. Tak peduli sedang berada di keramaian seperti mal, minimarket atau taman bermain. Selama anak menginginkan sesuatu dan tidak segera dituruti. Segala daya upaya akan dilakukan.
Sang anak seolah tahu kalau orangtua akan menurutinya. Sayangnya pada sebagian orangtua karena ingin anak segera diam, dia langsung menuruti kemauan sang anak. Kemudian hal ini akan berulang lagi. Begitu seterusnya.
Mengapa ini bisa terjadi? Biasanya ada beberapa penyebab yang biasanya tanpa disadari atau tidak, langsung dari mama atau pihak orangtua.
  • Mama karena ingin segera anak diam, maka langsung menuruti begitu saja
  • Faktor kebiasaan, memanjakan anak
  • Tidak mau dianggap “jahat” oleh orang di sekitar mama
  • Mama ingin anak hidup enak. Padahal ada kalanya kita “jatuh”
La kan saya tidak mau anak merengek terus. Ya beliin aja apa susahnya?
Iya ma, memang tidak ada susahnya. Masalahnya dengan cara begitu anak akan berpikir saat menginginkan itu harus dengan cara tersebut.
Terbiasa memanjakan anak juga akan membuat sang anak berpikir bahwa dia bisa mendapatkan apa yang dia mau. Akibatnya dia akan semakin tidak terkendali dan mama akan kesusahan sendiri. Semisal mama sedang tidak memiliki uang. Ini tentu akan menyulitkan Anda.
Sebaiknya apa yang harus dilakukan kalau sudah begini. Belum terlambat kok ma. Mama masih bisa mengatasi tantrum pada anak Anda.

Beberapa cara menghadapi anak tantrum ini bisa dicoba lho.

  1. Diamkan saja saat anak mengalami tantrum. Tanggapi dengan biasa.
  2. Jangan pikirkan apa yang dipikirkan orang lain. Itu anak Anda, kalau anak mengalami tantrum siapa yang akan menghadapinya? Bukan mereka kan?
  3. Anda bisa pura-pura meninggalkannya.
  4. Seringlah bercerita pada anak saat Anda tidak memiliki uang.Beritahu bagaimana cara Anda mencari duit. Untuk apa saja uang tersebut. Obrolkan ini ketika anak hendak tidur atau saat bersantai. Biasanya akan masuk dalam pikiran dan bila ini terus Anda lakukan. Anak akan mengerti. Apa tidak masalah? Tentu saja mereka harus tahu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *